Perbandingan
5 alternatif Linktree untuk Indonesia
Cara kami menyusun ini. Semua harga dan batasan paket gratis diambil langsung dari halaman resmi masing-masing produk pada 19 Juli 2026, bukan dari artikel pihak ketiga. Kalau sebuah angka tidak bisa dipastikan, kami mengosongkannya dan mengatakan alasannya. PundiLink adalah produk kami sendiri, dan kami mencantumkan kekurangannya juga.
Linktree menyelesaikan satu masalah nyata: Instagram cuma memberi satu kolom tautan. Tapi buat UMKM dan kreator Indonesia, ada dua hal yang sering mengganjal - penagihan dalam mata uang asing, dan dukungan yang tidak berbahasa Indonesia. Di bawah ini 5 produk lain yang dipakai di Indonesia, apa adanya.
| Produk | Asal | Berbayar termurah | Paket gratis |
|---|---|---|---|
| Linktree | Australia (global) | Tidak dipublikasikan seragam | Link tak terbatas, tampilan dasar, statistik dasar. Branding Linktree tidak bisa dihapus. |
| s.id | Indonesia (PANDI) | USD 10 per bulan | Maksimal 3 microsite, 8 tautan pendek per hari, statistik 7 hari. Menampilkan iklan, dan label "Powered by s.id" tidak bisa disembunyikan. |
| Lynk.id | Indonesia | Rp 99.000 per bulan | Tautan bio tak terbatas dan statistik dasar, tapi logo Lynk tetap tampil dan tanpa domain kustom. Biaya transaksi 5 persen untuk penjualan. |
| Taplink | Global | USD 3,00 per bulan | Tautan tak terbatas dan blok dasar, tapi tanpa analitik klik, tanpa domain kustom, dan branding Taplink tetap tampil. |
| Mayar | Indonesia | Rp 349.000 per bulan | Paket Starter Rp 0, tapi biaya transaksinya lebih tinggi: 1,5 sampai 4 persen tergantung jenis produk. |
| PundiLink produk kami | Indonesia | Rp 29.000 per bulan | 5 tautan pendek dan statistik dasar, tanpa batas waktu. Halaman bio termasuk Premium. |
Harga per 19 Juli 2026. USD tidak kami konversi ke rupiah karena kurs berubah. Selalu cek ulang di situs resmi sebelum memutuskan.
1. Linktree
Tidak dipublikasikan seragam- Lebih unggul di
- Pemimpin kategori. Nama dan URL-nya paling dikenal audiens global, dan tangga fiturnya paling matang - dari analitik lanjutan sampai commerce bawaan.
- Kekurangannya
- Antarmuka dan dukungan tidak berbahasa Indonesia, dan penagihan tidak dalam rupiah.
- Catatan harga
- Linktree menampilkan harga berbeda per wilayah dalam mata uang lokal, dirender saat halaman dibuka. Kami tidak mencantumkan angka karena tidak bisa diverifikasi dari satu sumber tetap. Cek langsung di situsnya.
Sumber: linktr.ee/s/pricing/
2. s.id
USD 10 per bulan- Lebih unggul di
- Berdiri di belakang PANDI, pengelola domain .id. Produknya lengkap dalam satu tempat: microsite, pemendek tautan, QR dinamis, sampai akses API yang tersedia bahkan di paket gratis.
- Kekurangannya
- Paket gratisnya menampilkan iklan, dan harga berbayarnya dalam dolar.
- Catatan harga
- Paket Launch, di luar pajak 11% dan biaya transaksi. Halaman harga publiknya dalam USD; kami tidak menemukan halaman harga rupiah resmi, jadi tidak kami karang.
Sumber: home.s.id/gl/en/subscription
3. Lynk.id
Rp 99.000 per bulan- Lebih unggul di
- Paling matang untuk jualan produk digital: checkout, hosting video e-course, kuesioner, sampai broadcast WhatsApp ke pembeli. Basis kreatornya sudah besar, jadi pembeli lebih percaya saat checkout.
- Kekurangannya
- Kalau kamu cuma butuh halaman tautan, banyak fitur jualannya jadi mubazir.
- Catatan harga
- Paket Pro. Halaman harga menulis "Rp99k /mo" tanpa merinci skema tagihannya. Biaya transaksi turun jadi 3 persen. Tarif ini tampil sebagai promo, jadi bisa berubah.
Sumber: lynk.id/pricing
4. Taplink
USD 3,00 per bulan- Lebih unggul di
- Builder halamannya paling dalam: halaman internal, form penangkap lead, timer, proteksi password, sampai HTML kustom. Lebih mirip pembuat landing page daripada sekadar daftar tautan.
- Kekurangannya
- Tidak berbahasa Indonesia, dan pembelian minimum 3 bulan membuat coba-coba lebih mahal.
- Catatan harga
- Paket Pro, dengan pembelian minimum 3 bulan. Situsnya mencantumkan diskon untuk komitmen 6 dan 12 bulan, tapi harga efektifnya tidak kami hitung sendiri.
Sumber: taplink.at/en/pricing/
5. Mayar
Rp 349.000 per bulan- Lebih unggul di
- Platform pembayaran sungguhan dengan channel lokal lengkap: QRIS, VA bank, e-wallet, kartu, sampai minimarket. Kalau jualan adalah inti bisnismu, ini kelas yang berbeda.
- Kekurangannya
- Bukan alat link-in-bio. Fitur Payment Link-nya tumpang tindih sebagian, tapi kalau yang kamu cari halaman bio, ini bukan padanan langsung.
- Catatan harga
- Paket Business. Semua biaya channel pembayaran belum termasuk pajak. Perlu dicatat: Mayar tidak memposisikan diri sebagai produk link-in-bio.
Sumber: mayar.id/pricing
6. PundiLink
Rp 29.000 per bulan- Lebih unggul di
- Harga rupiah paling rendah di daftar ini, antarmuka dan dukungan berbahasa Indonesia, dan setiap tautan dipindai dengan kebijakan tegas menolak judi serta phishing.
- Kekurangannya
- Paling muda dan paling kecil di daftar ini. Belum ada domain kustom, belum ada fitur checkout, dan halaman bio hanya tersedia di paket berbayar.
- Catatan harga
- Atau Rp 290.000 per tahun. Prabayar, tanpa auto-debit, masa aktif ditumpuk saat diperpanjang.
Sumber: pundilink.com/harga
Pertanyaan umum
Apa alternatif Linktree yang paling murah untuk pengguna Indonesia?
Dari produk yang harganya bisa kami verifikasi per 19 Juli 2026, PundiLink paling murah dalam rupiah di Rp 29.000 per bulan, disusul Lynk.id di Rp 99.000 per bulan. Taplink lebih murah secara nominal di USD 3,00 per bulan, tapi menagih dalam dolar dengan pembelian minimum 3 bulan.
Apakah ada alternatif Linktree buatan Indonesia?
Ada beberapa. s.id dikelola PANDI, pengelola domain .id. Lynk.id fokus pada penjualan produk digital. PundiLink fokus pada UMKM dengan harga rupiah rendah. Mayar juga asal Indonesia, tapi dia platform pembayaran, bukan alat link-in-bio.
Kenapa harga Linktree tidak dicantumkan di tabel ini?
Karena tidak bisa kami verifikasi dari satu sumber tetap. Linktree menampilkan harga berbeda per wilayah dalam mata uang lokal, dan angkanya baru muncul saat halaman dibuka dari browser. Kami memilih mengosongkannya daripada menyalin angka dari blog pihak ketiga yang belum tentu berlaku di Indonesia.
Apakah semua alternatif ini punya paket gratis?
Semua produk di daftar ini punya paket gratis, tapi batasannya berbeda jauh. s.id menampilkan iklan di paket gratisnya. Linktree, Taplink, dan Lynk.id tetap menampilkan branding mereka. PundiLink memberi 5 tautan pendek gratis tanpa batas waktu, tapi halaman bionya masuk paket berbayar.
Kalau yang kamu cari yang paling sederhana dan murah
PundiLink mulai Rp 29.000 per bulan, dalam rupiah, berbahasa Indonesia, dan menolak konten judi. Kalau kamu butuh checkout produk digital, Lynk.id lebih cocok. Kalau butuh fitur paling lengkap, Linktree masih pemimpinnya.
Tanpa kartu kredit. Tautan pendek gratis tanpa batas waktu.
